Loyalitas Vs Plin-Plan

Diposkan oleh Jimox

Loyalitas selalu berlawanan dengan “Plin Plan”, tidak berpendirian. Namun kalau 2 orang penganut “loyalitas” dan penganut “plin plan” dipertemukan, sepertinya keduanya akan memberikan jawaban yang sama-sama kuat tentang sikapnya itu.

Saya memiliki seorang teman yang menganut paham “loyalitas”, dia seorang senior saya sewaktu di SMP dulu. Bagi dia, menjadi loyal atau setia itu adalah suatu hal yang sangat penting dan baik. Dia, menyebut loyalitas disini sebagai, “komitmen”. Dan yang saya tahu, baginya, jika kemarin dia menggunakan HP Siemens A70, maka besok tetap HP itu yg ada di sakunya, besoknya lagi pun tetap HP itu yang akan tetap berdering. Meskipun begitu, dia mengaku bukanlah orang yg kolot, baginya hal-hal lama tetaplah sesuatu yang pantas dipertahankan karena nilai-nilai “perjuangan” yang tersimpan di dalamnya. Lagipula, menurutnya, komitmen seperti itu mengajari kita untuk hidup sederhana namun tetap berjuang untuk hal lain, hal baru yang belum kita miliki.

Lain lagi teman saya yang lain semasa SMA, bagi dia “plin plan” itu jauh lebih baik daripada bersikap loyal, menurutnya terlalu banyak pilihan dalam hidup ini yang membuat kita harus menikmati banyak variasi dalam hidup. Baginya, hidup itu hari ini merokok Djarum Black slimz esok merokok Djarum Black Menthol dan esoknya lagi mungkin rokok-rokok dari pabrik antah barantah.

Memang dalam hidup kita tidak dapat men-generalisir bahwa sebuah hukum dapat berlaku untuk segala situasi. Dalam hal ini antara loyalitas dan plin plan memang kadang sama-sama diperlukan. Hanya saja untuk hal apa, dan kapan kita harus menerapkan sikap lah yang terpenting.

Untuk urusan pasangan hidup misalnya, saya rasa semua orang akan setuju untuk menganjurkan bersikan “loyal”, sementara untuk urusan lain seperti produk-produk IT, saya rasa lebih baik kalau kita bersikap “plin plan”, karena kalau kita loyal, hmm… bisa-bisa kena tipu dan ketinggalan berita deh^^

Well, finally seperti kata pepatah. Pandai menghitung itu tidaklah lebih penting dari pada mengetahui apa yang harus kita hitung. So disini, bukan kita bersikap loyal atau plin plan yang penting, tapi terhadap apa kita harus bersikap seperti itu.



{ 3 komentar... read them below or add one }

catatan kecilku said...

Jadi.., loyalitas dan plin-plan harus diterapkan dalam situasi yg berbeda ya.?

the others.... said...

Selama ini aku nyaris selalu bersikap loyal lho... ^_^

mutiara said...

yap, beda kasus beda pemakaian...

Post a Comment