Setiap Kita Adalah Spesial

Diposkan oleh Jimox

Tiba-tiba saya terpikir kenapa ada hal-hal yang bersifat spesialis atau spesifik dalam kehidupan ini. Orang-orang memiliki spesialisasinya sendiri-sendiri, entah itu spesialis yang sering dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang, seperti spesialis tambal ban, sampai spesialis yang sering dianggap begitu terhormat seperti para diplomat papan atas.

Dalam hal lain, makluk hidup selain manusia pun memiliki spesialisasinya sendiri-sendiri, binatang, diantara mereka ada yang spesialis peliharaan, spesialis sirkus, spesialis penjaga, dan lain-lain. Demikian halnya dengan tumbuhan, mereka ada yang spesialis hias, obat, dan yang lainya.

Bahkan dalam hal bukan makluk hidup pun juga punya spesialisasinya sendiri. Pilihan produk rokok misalnya, Djarum Black slimz dan Djarum Black Menthol yang tampak lebih “menspesialkan” dirinya untuk pasar kalangan muda, sementara produk Djarum 76 yang tampak seperti mengisi pasar paruh baya keatas.

Apa pentingnya spesialis?

Saya rasa sudah banyak referensi yang membahas tentang pentingnya spesialis. Secara umum bisa saya katakan bahwa orang-orang atau hal-hal yang fokus akan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih besar daripada orang-orang yang memiliki kemampuan general atau umum, atau yang “berusaha” serba bisa dan tidak fokus pada spesialisasinya.

Namun yang belum banyak dibahas untuk kita sadari adalah kesadaran bahwa setiap kita adalah seorang yang spesial. Yang saya lihat dalam hal ini terbukti dari begitu banyaknya orang-orang yang menghargai rendah dirinya sendiri dengan menyia-nyiakan potensi dirinya. Banyak orang yang menyia-nyiakan waktunya untuk hal-hal yang tidak jelas juga merupakan sebuah tanda yang menunjukkan tingkat rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri.

Kebanyakan mereka mengatakan, “kemapuan saya hanya ini-ini saja dan sudah tak dapat berkembang”. Alasan inilah yang sering diajukan untuk menutupi kemalasan mereka dalam berusaha. Namun mungkin hal ini juga diakibatkan kurangnya kesadaran mereka akan potensi spesialis yang mereka punya. Jadi bukan semata-mata karena tak mau, tapi juga karena mereka tak tahu. Siapa sih yang tidak ingin sukses?

So, saya rasa sepatutnya kita bersyukur bahwa kita masih menjadi orang yang menyadari bahwa kita memiliki potensi, yang dengannya kita dapat menjadi spesialis hebat dalam bidang kita masing-masing.


{ 2 komentar... read them below or add one }

Newsoul said...

Setuju, setiap manusia itu unik, memiliki kekhasannya sendiri. Karenanya setiap kita adalah spesial. Sesuatu yang spesial pasti lain nilainya. Review mantap, juga spesial. Sebagaimana spesialnya setiap seri si black itu ya mox.

catatan kecilku said...

Masing-2 dari kita adalah pribadi yg unik, berbeda dg yg lain.
Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan kelebihan yg kita miliki.
Nice post...!

Post a Comment